Widget Image
Widget Image
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim

Subscribe to our newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam
[contact-form-7 id="9582" html_class="default"]

Market Update 21 Mar 2017

Global Market:
US Dow Jones -1.14%
Euro Stoxx50 -0.23%
EIDO Indonesia -1.17%
Dollar Index: 99.7
Indo CDS 5Y = 129

US Treasury yield:
10 years = 2.42%
30 years = 3.03%

Commodity:
Gold 1244
Crude Oil $48/ barel

Berita Global
· Presiden Trump mengatakan kepada kongres Republik jika RUU healthcare tidak disetujui, akan berujung pada permasalahan politik.

· Neraca perdagangan Jepang Feb17 surplus ¥813.4b miliar setelah sebelumnya defisit ¥1086.9 miliar.

Dollar index terpuruk bersamaan dengan anjloknya S&P 500 serta turunnya yield US Treasury. Di tengah koreksi peluang the Fed yang agresif menaikkan FFR target, kredibilitas Trump semakin terpuruk. RUU healthcare yang terancam ditolak memberikan tanda bahwa janji reformasi pajak dan belanja infrastruktur, juga bisa menemui kendala.

Hal itu bisa menekan prospek pertumbuhan AS sehingga menambah tekanan terhadap ekspektasi inflasi begitupun peluang kenaikan FFR target lanjutan.

Berita Domestik
· Pemerintah segera merealisasikan pembentukan Holding BUMN Kemaritiman.

· Paket kebijakan XV yang berkaitan dengan penyedia jasa logistik, harus diundur pengesahannya.

· ADB memberikan pinjaman $10 miliar ke RI dalam jangka waktu 5 tahun.

· PT Freeport Indonesia menyerahkan naskah usulan kepada pemerintah terkait perubahan status dari KK dan IUPK.

· Presiden Jokowi memerintahkan Kabinet Kerja menjaga konsumsi rumah tangga untuk memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi.

Rupiah masih stabil tetapi penguatannya mulai terhalangi harga minyak mentah yang tak kunjung naik. Sebagian kurs di Asia juga mulai melemah terhadap dollar di perdagangan Selasa.

Sentimen positif masih menyelimuti IHSG dan SUN, masih didorong harapan kenaikan peringkat utang S&P. Tetapi semakin lemahnya dollar index serta penguatan UST bisa kembali mendorong penguatan rupiah walaupun sentimen negatif dari pelemahan S&P 500 bisa picu koreksi IHSG.

IHSG kembali ditutup sedikit menguat ke level 5543.09 (+0.16%) seiring dengan mixednya pasar regional dan penguatan yang terjadi pada sebagian pasar di Eropa.
Investor asing mencatatakan net buy sebesar Rp392.6miliar. Net buy tercatat sebesar Rp619.3miliar di pasar reguler. Di sisi lain, pada pasar nego net sell tercatat sebesar Rp226.7miliar.

Market 08.30
IHSG 5543
Yield obligasi Indo 10Y = 7.13%
Yield obligasi Indo 20Y = 7.76%
USD/IDR 13330

*Funds Performance 21 Mar 2017*
Saham
IHSG +0.16%
LQ45 +0.11%
Ashmore Dana Ekuitas +0.29%
Ashmore Dana Progresif +0.55%
BNP Ekuitas +0.23%
BNP Infrastuktur +0.17%
BNP Pesona +0.2%
Eastpring Alpha Navigator +0.8%
Firststate Sectoral +0.13%
Manulife Dana Saham +0.1%
Manulife Saham Andalan +0.3%
Manulife Greater USD +0.46%
Schroder Dana Prestasi Plus +0.05%
Schroder 90 Plus +0.05%
Schroder Dana Istimewa +0.18%

Obligasi
BINDO index +0.24%
Ashmore Dana Obligasi +0.28%
BNP Prima II +0.47%
Firststate Bond +0.39%
Manulife Dana Tetap Pemerintah +0.57%
Schroder Dana Mantap Plus II +0.35%
Schroder Dana Kombinasi +0.18%

Sorry, the comment form is closed at this time.