Widget Image
Widget Image
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim

Subscribe to our newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam
[contact-form-7 id="9582" html_class="default"]

Market Update 2 Feb 2017

Global Market:
US Dow Jones +0.14%
Euro Stoxx50 +0.87%
EIDO Indonesia +0.33%
Dollar Index: 99.6
Indo CDS 5Y = 151

US Treasury yield:
10 years = 2.47%
30 years = 3.08%

Commodity
Gold 1212
Crude Oil $53/ barel

Berita Global
Didorong sentimen positif dari bursa AS
Bursa AS sedikit menguat pada perdagangan kemarin seiring keputusan The Fed mempertahankan suku bunga acuannya sebesar 0,5-0,75% sesuai ekspektasi, serta data ADP employment dan ISM manufacturing yang melebihi ekspektasi.

Adapula angin segar dari relatif baiknya laporan keuangan sejumlah emiten seperti Apple, Johnson Controls, dan Altria.

FFR target tetap di 0,50-0,75% dan Yellen menunjukkan kepuasan atas meningkatnya optimisme bisnis dan konsumen.

ISM Manufacturing AS naik ke 56 dari 54,5 di Jan17.

ADP Employment Change AS naik ke 246 ribu dari 153 ribu di Jan17.

Markit Eurozone Manufacturing PMI naik ke 55,2 dari 55,1 di Jan17.

Manufacturing PMI Tiongkok turun ke 51,3 dari 51,4 di Jan17.

Kenaikan dollar index juga dibantu ISM manufacturing AS yang naik semalam walaupun tekanan pelemahan dollar masih cukup tinggi pasca tuduhan manipulasi kurs oleh Trump kepada otoritas moneter Zona Euro dan Jepang. Fokus tertuju pada non-farm payrolls AS yang rilis Jumat malam.

Pejabat Jepang membantah tuduhan Presiden Trump bahwa Jepang memanipulasi yen untuk terdepresiasi.

Di Eropa, laporan keuangan Volvo, Siemens, dan Roche yang cukup memuaskan menjadi sentimen positif. Data Markit PMI manufacturing zona euro tercatat sedikit naik menjadi 55,2 atau masih mengindikasikan ekspansi.

Berita Domestik
Inflasi Indonesia Jan17 naik ke 3,49% YoY dari 3,02% YoY akibat kenaikan harga barang yang diatur oleh pemerintah.

Nikkei Indonesia PMI Mfg naik ke 50,4 dari 49 di Jan17.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang mencapai 4% pada 2016, melambat dari 2015 sebesar 4,57%. Bahkan, 4Q16, pertumbuhan produksi IBS hanya 2,06%, lebih rendah dari 3Q16 sebesar 4,87%.

Inflasi naik melebihi ekspektasi BI dan mendekati titik tengah targetnya. Yield SUN naik hanya tipis tetapi rupiah ditutup stabil walaupun sempat menguat di pembukaan – terasa dollar yang masih lemah di pasar Asia.

Tekanan pelemahan rupiah bisa kembali, terangkat oleh sentimen kenaikan inflasi dan kembalinya penguatan dollar index. Fokus akan langsung beralih ke angka pertumbuhan 2016 yang akan dirilis Senin mendatang dan diperkirakan melambat.

Market Indo 08.30
IHSG 5327
Yield obligasi Indo 10Y = 7.6%
Yield obligasi Indo 20Y = 8.1%
USD/IDR 13370

Funds Performance 31 Jan 2017
Saham
IHSG +0.62%
LQ45 +1.01%
ADEN +0.92%
ADPN +0.88%
BNP Ekuitas +0.86%
BNP Infrastuktur +0.8%
BNP Pesona +0.78%
FSI Sectoral +0.86%
MDS +0.86%
MSA +0.99%
MGIF USD +0.96%
SDPP +0.87%
S90 +0.91%
SDI +0.59%

Obligasi
BINDO index -0.01%
ADON +0.01%
BNP Prima II -0.1%
FSI Bond -0.09%
MDTP -0.06%
SDMP II -0.04%
SDK +0.05%

Sorry, the comment form is closed at this time.