Widget Image
Widget Image
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim

Subscribe to our newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam
[contact-form-7 id="9582" html_class="default"]

Indonesia dan IMF akan Gelar Konferensi Pajak Internasional

Penguatan sistem perpajakan telah muncul sebagai prioritas utama pembangunan untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDG) 2030. Sistem pajak yang kuat adalah kunci untuk meningkatkan pembangunan negara, bukan hanya berapa banyak peningkatan pendapatan yang ditujukan untuk pembangunan dan pertumbuhan, tetapi juga bagaimana peningkatan itu terjadi.

Setelah terbentuknya ASEAN Economic Community (AEC), ketergantungan antar-ekonomi di wilayah ini semakin bertambah tinggi. Lintas-batas investasi yang bertambah luas, dapat memunculkan dampak yang tidak diinginkan dalam bentuk perencanaan pajak yang agresif oleh perusahaan multinasional dan regional. Pada saat yang sama, pertumbuhan global yang lamban dan kebutuhan investasi langsung asing untuk mendorong ekonomi nasional dan lapangan kerja telah memperkuat persaingan pajak antar negara.

Sayangnya, upaya koordinasi oleh otoritas pajak ASEAN yang lemah membuat investor dapat memanfaatkan peluang penghindaran pajak. Dengan perubahan lanskap pajak internasional, penilaian kembali kebijakan pajak di antara negara-negara anggota ASEAN (+3) perlu mendapat perhatian lebih. Isu penghindaran pajak perusahaan yang semakin meningkat telah dimulai diatasi melalui prakarsa baru dan reformasi pajak internasional, diantaranya berupa pertukaran informasi secara otomatis dan proyek G20-OECD Base Erosion and Profit Shifting (BEPS).

Joint IMF-Indonesia High-Level Conference merupakan forum yang melibatkan para pembuat kebijakan untuk berdiskusi mengenai isu-isu yang terkait dengan mobilisasi sumber daya domestik, termasuk melalui reformasi pajak internasional. Untuk itulah, pada 12-13 Juli 2017 mendatang akan diselenggarakan Konferensi Pajak Internasional. Konferensi ini akan membahas “International Taxation in Asia: Issues and The Way Forward”.

Konferensi ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia pada tahun 2018 mendatang. Nantinya, pertemuan tersebut akan dihadiri menteri keuangan dari beberapa negara di Asia dan beberapa pimpinan IMF.

Pembahasan pada Forum:

1 Lanskap Ekonomi Global;
2 Implementasi Sustainable Development Goals (SDG) 2030 dan Isu Utama dalam Perpajakan Internasional untuk ASEAN (+3);
3 Diskusi Kebijakan: Menuju Sistem Perpajakan yang Adil, Beragam Regional, dan Efisen di ASEAN (+3);
4 Isu Terkait BEPS untuk ASEAN;
5 Pertukaran Informasi Secara Otomatis (AEOI)
Insentif Pajak

Informasi selengkapnya http://www.fiskal.kemenkeu.go.id/dw-taxseminar.asp

Sorry, the comment form is closed at this time.