Widget Image
Widget Image
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim

Subscribe to our newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam
[contact-form-7 id="9582" html_class="default"]

Ditjen pajak diminta tak asal rilis kartu NPWP Multifungsi

Bank Indonesia (BI) mewajibkan Kartu Indonesia1 (Kartin1), atau kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) multifungsi yang akan diterbitkan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) untuk memenuhi standar kartu pembayaran nasional. Maklum, DJP ingin menciptakan satu kartu yang tidak hanya mencantumkan NPWP milik Wajib Pajak (WP) namun juga bisa digunakan sebagai alat transaksi pembayaran sampai Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kartin1 merupakan kartu pintar multifungsi inisiasi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sebagai penampung data elektronik wajib pajak dan peruntukkan lainnya.

Selain memuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib pajak, kartu pintar tersebut juga memuat informasi WP terkait seperti data Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dan SIM para WP pemegangnya. Tak hanya itu, kartu itu juga bisa digunakan sebagai uang elektronik maupun kartu kredit dari bank yang akan bekerjasama dengan DJP.

Sorry, the comment form is closed at this time.